TENDA PENGANTIN MERESTUI

Beragam suasana kini ditawarkan untuk mengiring resepsi pernikahan nan spesial. Nuansa pun dapat disajikan dengan instan ketika kita ingin lebih memunculkan suasana, tema dan budaya yang menaungi mempelai, alih alih ingin dipersepsikan serta mengajak handai taulan turut berpetualang…

Dalam hutan belantara nan hijau dan rindang, menyebrang samudra luas dengan suasana ombak laut yang menderu, melayang terbang bebas di angkasa tuk meraih bintang tata surya kita, bisa pula kita diajak menyusuri tempat peninggalan bersejarah, atau bersama merasakan keluguan nan mempesona dari warna warni kemasan yang disajikan juru kemas acara resepsi pernikahan………..

Semua ingin ikut menyemarakan kedatangan mempelai baru di langit kehidupan pernikahan yang indah, lebih nyata, dan karena separuhnya adalah tercapainya tujuan hidup manusia terlampaui ( red. : harus memahami arti hidup lho…)…… apa sih…..

K E B A H A G I A A N

CINTA,  dan

KEHENINGAN

yang harus melekat pada diri kita manusia nan abadi…..

Gubbbraaakkkkk……………………….Ning… nong…..ning…nong…ning…

Biarkan kini ragam kreasi para tenda pengantin dan kuliner yang ikut merestui juga menyaksikan serangkain langkah dan momentum perjalan para mempelai yang mengikrarkan diri tuk berpasangan, tuk menambah derajat kebahagaian sejatinya…………………………………….

Ning… nong….ning…..nong…..ning……nong….ning…..Emmm…..Guungggggggg

 

Share

Anugerah Alam Berpasangan

“Waktu dan Ruang yang menyelimuti,

memberikan kesempatan kepada kita, selalu memahami

anugerah berpasangan setiap materi dan elemen alam

dengan segenap suka dan cinta”

“Berpasangan adalah wujud cinta Tuhan kepada ciptaanNya”

Share

Midodareni yang Sakral

midodareniMidodareni, merupakan prosesi pernikahan yang dilampahi menjelang acara akad nikah. Midodareni sendiri berasal dari kata widodari, bermakna bidadari. Sebagai mitos yang berkembang di kalangan masyarakat jawa, konon pada sesi Midodareni, Sang Bidadari – Dewi Nawangwulan dari khayangan turun ke bumi, untuk mempercantik dan menyempurnakan aura anak gadisnya sebagai calon pengantin wanita, turut merestui prosesi pernikahan yang sakral dan hikmat.

Midodareni, adalah upacara untuk mengharap berkah Tuhan Yang Maha Esa, agar memberikan keselamatan kepada pemangku hajat pada perhelatan hari berikutnya. Secara khusus, pemangku hajat mengharapkan turunnya wahyu kecantikan bagi calon pengantin wanita, sehingga kecantikannya diibaratkan bidadari.

Pun ada yang mengartikan midodareni dari kata Widada dan areni. Widada artinya selamat, areni = ari + ni =hari ini. Midodareni adalah pemanjatan doa (harapan) keselamatan. Midodareni merupakan upacara yang cukup sakral. Pada siang harinya, kedua calon pengantin telah disirami, suci raga dan jiwa, malam hari siap untuk menerima anugerah wahyu jodoh, dan mempersiapkan keesokan harinya untuk dinikahkan. Pada malam itu juga dilaksanakan acara permohonan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pada akhir rangkaian tirakatan midodareni ini, adalah upacara wilujengan (upacara selamatan).

Sekian makna yang menjulang dari ramuan midodareni, patutlah kita rujuk tujuan yang dibawa dalam prosesinya, yaitu :

  • Menunjukan tekad bulat dan suci untuk siap menjalankan pernikahan.
  • Pernyataan syukur kepada Tuhan karena sang putri telah siap untuk dinikahkan. Karena pernikahan anak merupakan kebahagiaan tak terhingga bagi orangtua.
  • Permohonan kepada Tuhan agar akad nikah berjalan lancar dan selamat.
Share

Janur Kuning

Janur kuning, mejanurkunjadi ornamen yang sangat familiar di setiap hajatan pengaten, pernikahan, di berbagai sudut negeri kita. Sebagai wujud lestarikan budaya dan ornamen penghias prosesi pernikahan, ternyata, tersirat makna dari seni lipat daun kelapa ini.

Apa makna simbolis yang terkandung?
Read more…

Share

Sempurna Dengan Berbagi

Bagaimana dengan “menikah” merupakan bahtera untuk, saling bantu, saling berbagi, saling mengerti, saling mendukung untuk suatu tujuan…………….

Dengan sadar dan ikhlas kita lakukan… Akankah tujuan masing – masing bisa menyatu ? Lalu akankah terwujud lebih sempurna ?



Tidak ada di dunia ini yang merupakan hasil karya sendiri. Kita mencapai tujuan kita, selalu ada peran orang lain.

Share

Ular-Ular II


Rambu rambu dalam perkawinan,
bukan soal harta dan bukan karena wajahnya,
hanya hati modalnya,
jika salah sekali dan jika benar pun sekali,
jika terlanjur sulit maka sulitnya luar biasa,
tak bisa dibeli dengan harta.

Share

Ular-Ular

kembangSaat kita dan calon pasangan hidup kita sepakat mengikrarkan tali kasih mulia, hingga sepakat membuka pintu pernikahan, hampir semua hal tuk sambut hari bahagia, bisa diwujudkan dengan beragam nuansa. Adakah yang tertinggal ? Rasanya sudah semua siap, jika kita telusur satu demi satu, mengingat hari itu adalah momen penting dalam perjalanan hidup insan manusia. Masih adakah yang kurang !

Apa yang mesti kita periksa lagi ?
Wong semua telah kita serahkan kepada yang berpengalaman dan profesional. Kita percayakan undanganmenikah, buah tangan (souvenir), gaun pengantin kepada desainer dan seniman pengrajin termashur. Mas kawin senilai kapal pesiar, tempat pernikahan dan menu kuliner yang mewah nan exclusive. Panitia pelaksana acara pernikahan yang berpengalaman membidani seremonial kerajaan, dan pernakpernik lain yang senada pun telah dipersiapkan. Rasanya semua siap, tidak ada terlewat.

ular-ular-judul-batas-atas
Siapa bisa mencuri hati sejati dari kedua calon pengantin ?

Perlu samakah tawar menawar diantara kita berdua dalam menatap momentum pergantian status, perubahan lingkungan diri, transisi kepentingan, elaborasi budaya dan prinsip dalam menjalani masa depan bersama, dan masih ada sekian ‘gerbong’ yang harus dibawa melintasi jalan didepan mereka. Siapa bisa mencuri hati sejati dari kedua calon pengantin ?

ular-ular-batas-bawah

Ketulusan dua hati
yang hampir ‘disatukan’ itu lah,
Sejatinya lebih utama dari aneka ragam yang tampak
oleh indra dan akal kita
dalam memasuki pintu pernikahaan

Share

Selamat Menempuh SMS Baru!

Tarif operator seluler kian hari kian murah, ada yang murah banget telepon dan sms ke semua operator, gratis sms pada jam-jam tertentu, dan sepertinya kalo tidak salah lihat di iklan televisi ada yang menyebutkan sms gratis ke semua operator? Wuih, tapi baguslah buat yang pulsa ngirit seperti aku ini. Pindah dari olah vokal ke olah raga ibu jari, hehe. Dan semoga sms murah ini tidak hanya sebatas bulan puasa ini dan menjelang lebaran saja, semoga untuk seterusnya begitu. Hihihi. Siapa tahu?

Kalo sms sudah murah seperti ini apa ya begitu ” send | kirim “ sms langsung bisa ” delivered | terkirim “ seperti biasanya? Atau jangan-jangan karena lalu lintas data yang penuh, sms bisa datang terlambat 2-4 jam (kaya kereta api yah…lol). Mungkin perlu ditambahkan kata ” delayed “ pada status sms hp Anda (huahaha…lol) bukan cuma ” pending “. Tapi, sebenarnya terlambat tidak menjadi sebuah masalah untuk sebagian pesan, yang penting asal sampai! Lho kok bisa seh? Yaiyalah…seperti maksud posting ini aku tulis, contohnya juga seperti yang pernah aku baca di website ini. Sms untuk undangan acara ” pernikahan “. Ya dong? Kalo sms seperti ini bisa ngikut program-program diskon dari operator seluler tertentu yang Anda pakai seperti “gratis sms ke sesama operator, mulai pukul…dst” dll. Atau kita memang mencari operator seluler yang memberikan servis biaya gratis sms ke semua operator tanpa sarat dengan membeli nomor baru misalnya (ini contoh loh bukan iklan, huehue). Dengan menggunakan waktu-waktu diskon sms pada operator Anda atau modal beli nomor baru yang mempunyai servis sms murah, gratis, dsb, tsb, Anda dapat mengirimkan sms undangan acara ” pernikahan “ dengan biaya yang sangat murah bukan? Bisa dibandingkan bila kita membuat kartu undangan. Dengan asumsi harga kartu undangan pernikahan @3000 rp/pcs untuk 400 undangan = Rp. 1200000 ,- blum ongkos-ongkos lainnya dibandingkan dengan beli nomor kartu perdana (sms gratis) = Rp. 12000,- …ckckckckc jauhnya…

…<bersambung>…

Ok, dech, sekian dulu yah, nanti abis lebaran aku tulis lagi, bila ada kata yang salah aku minta maaf yang sebesar-besarnya (ini kan bulannya) dan akhirnya tahun ini aku bisa mudik juga. Tak lupa aku ucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin” buat semuanya yang merayakan. Buat Mas Admin posting ndeso ini bisa tampilkan, jangan lupa THRnya (Tunjangan Habis Riyaya, hihihi maksa) dan sedikit nb : desain website undanganmenikah.com ngrubahnya kok nanggung, hehe.

Jogja, 27 September 2008
Rio Adiatmoko (Orinoco) buat Mas Admin undanganmenikah.com
Selamat Menempuh SMS Baru!

Share

Hargaku Mana

putri.gif“Pangeranku…..bolehkan aku mohon sesuatu untuk rencana pernikahan kita?” tanya Putri Raja.
“Silahkan putri, dengan senang hati selalu aku dengarkan keinginan mu”, sambut sang Pangeran.
“Undangan pernikahan kita, …..andai dari batu giok yang diukir oleh pemahat ternama, atau dari tembaga yang ditempa, atau dari kain sutera ditulis dengan canting bak membatik kain. Maksud hati sekalian buat tanda mata buat sanak dan kerabat”, papar sang Putri, memberi penjelasan.
“Bunga bunga rampai …..dimana kita dapatkan barang seperti itu di jaman sekarang ini Putri. Seniman idealis surut. Lalu butuh waktu berapa lama pula?” …..sambil menepis gusar Pangeran menjawab.
“Maaf deh pangeran, …..mmm …..kalo pake kertas hologram Pangeran?, kan otentik, ndak palsu. Kertas daur ulang sudah pernah kan untuk undangan Saudaraku. Itu pun kalo Pangeran berkenan…..”, lanjut Putri melengkapi keinginannya.
“Kamu benar benar otentik Putri. Keinginanmu tidak sulit untuk aku penuhi, kala kita hidup satu abad yang lalu.”, puji Pangeran.

pangeran.gifDengan hati-hati Pangeran berilustrasi, karena belum terbiasa dalam dunia barunya, “Denyut realita selalu penuh warna dan irama. Kita ditakdirkan hidup pada saat hampir segalanya cepat, harus efektip dan efisien kata orang orang yang merasa modern, bersamaan dengan semua yang putri inginkan tadi sudah menjadi barang mahal dan semakin langka. Mungkin manusia yang hidup di bumi sudah semakin bertambah banyak, kebutuhan dan keinginan selalu sama atau bergiliran sama. Hingga wahana informasi konon menjadi tema sentral banyak orang yang ingin mengemasnya demi prestis dan gengsi barangkali”…..(hening).

“Eeehm….. Pangeran”, sergah Putri dalam keheningan “Aku jadi ingat wahana yang melewati jarak dan waktu dalam kedipan mata bisa sampai, kala kita menyampaikan informasi, tanpa hilang makna, etika, seni, dan prestisnya…..tadi Pangeran sebut efektif serta efisien kata orang yang merasa modern. Lalu bagaimana dengan yang merasa postmodern?”

“Kamu benar otentik Bidadariku, Bungarampaiku”. Tak henti-henti Pangeran berucap…..

[Dari Kota Atas Semarang - Sony W.A. 04/08]

Share

Seperti Ini Rasanya…

05_center_top.gif

Ternyata seperti ini rasanya. Kenapa ndak dari kemarin aja kita mewujudkan keinginan melaksanakan akad nikah. Kalimat standar yang seolah harus muncul dalam expresi dari pasangan mempelai yang baru beberapa menit di syah-kan sebagai pasangan suami istri, dan tampaknya akan terus membidik calon pasangan berikutnya yang akan melalui momentum itu.“Kenapa ya, muncul rasa sepertu itu? Padahal beberapa menit yang lalu sebelum prosesi akad dan waktu panjang sebelumnya, banyak hal yang berat jika dipikir dengan akal dan logika kita”, papar pengantin laki-laki…..

Pagi yang penuh ketenangan dan harapan turut menyongsong hati kedua calon pasangan suami istri ,meskipun gemuruh dalam hati insan manusia ini tak dapat disirnakan. Gugup, senang, bangga, was was, bercampur dalam bungkus kepasrahan. Terlebih saat tangan calon mempelai laki dijabat,…..dan…..Saya terima nikah nya Agoestina Widyastoeti binti….., dengan mas kawin…..tunai. Sederet niat dan kalimat pamungkas yang disampaikan Indang Padli untuk mengakhiri kagundahan diri.

Dari depan ditegaskan dengan suara…..Sah…????…..Saahh…..dan bersamaan saling menyambut jawaban kata yang sama dari para hadirin yang hadir menyaksikan momentum prosesi akad nikah , sabtu 22 Maret 2008 di Masjid Agung.

Dan mereka telah mewujudkan niat untuk hidup bersama dalam suka dan duka, untuk saling belajar dan memberi…..dan kapal mulai berlayar…..Doa dan Harapan senantiasa menyertai waktu yang akan dilalui mereka berdua, Amin.

Tasyakur resepsi atas telah diberikan momentum pernikahan Indang-Enno (Tina) dan keluarga besar dari keduanya dilaksanakan keesokan hari, penuh dengan rasa syukur dan lega terpancar dari wajah kedua orang tua mempelai.

Keluarga, saudara, kerabat, dan tamu undangan meluangkan waktu untuk menyemarakkan resepsi, mengucapkan selamat secara langsung kepada pengantin dengan expresi jamak. Lalu Stoppp…..photo dulu pak,…..bu,…..mas,…..teteh,…..om,…..

Alhamdulillah,…..selamat pak, bu, mbak, mas.

05_center_bottom.gif

[Dikirim oleh : Sony W.A. a/n teman-teman]

Share