Undangan Menikah – Indang Fadli & Agustina Widiastuti
Input yang pertama untuk teman kita Indang Padli yang menurut rencana akan mengakhiri masa lajangnya dengan Agoestina Widyastoeti melalui akad nikah pada tanggal 22 Maret 2008 dan resepsi pada keesokan harinya tanggal 23 Maret 2008 di Semarang. Detail data sbb :

Assalamu’alikum Warahmatullahi Wabarakatuh
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya telah diciptakan-Nya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu mendapatkan ketenangan hati dan dijadikan-Nya kasih sayang diantara kamu. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda kekuasaan-Nya bagi orang-orang yang berpikir.”
Maha Suci Allah, yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah perkenankanlah kami menikahkan putra-putri kami :
Indang Padli (Inyeng)
&
Agoestina Widyastoeti (Enno)
Untuk mengikuti syariat agama-Mu dan sunnah Rosul-Mu Muhammad SAW untuk membentuk keluarga Sakinah Mawaddah Warrahmah
Akad Nikah :
Sabtu 22 Maret 2008
Pukul 09.30 WIB
Bertempat di Masjid Agung Semarang
Resepsi Pernikahan :
Minggu 23 MAret 2008
Pukul 10.00 WIB
Bertempat di Jl. Potrosari Lapangan No. 26A
Utara ADA Swalayan, Banyumanik, Semarang
Yang Mengundang :
Keluarga Enno ( Slamet Riyadi Anggoro – Sri Haryaningsih )
Keluarga Inyeng ( Supiana – Tasinah )
Turut Mengundang :
Mempelai Berdua
Tiada yang dapat kami ungkapkan selain rasa terimakasih dari
hati yang tulus apabila berkenan hadir untuk memberikan doa
restu kepada putra-putri kami.
Wassalamu’alikum Warahmatullahi Wabarakatuh



March 6th, 2008 at 14:59
numpang komentar
Kalo undangannya dimaksudkan terbatas gimana cara ngatasinya? Misalnya yang diundang cuman 500 orang. Kalau pakai undangan offline (manual), tentu dengan mudah tirasnya dibatasi. Alasannya terus terang mungkin dana yang terbatas. Kalau undangan online kan jadi tidak tertebak berapa orang yang datang to? Mungkin karena yang baca tidak selalu orang yang dapat sms langsung dari si empunya gawe… bisa jadi dari temen yang habis baca undangan online, terus ngasih tahu temennya lagi dan lagi dan lagi… Btw, resikonya ya yang dateng belakangan gak kebagian makan… Untungnya, “resepsi pernikahan” memiliki arti yang lebih penting daripada sekedar makan makan. Lebih besar lagi adalah makna “guyub, rukun, kumpul. Apapun itu… niat baik akan selalu menemukan jalannya… selamat menikah…
March 6th, 2008 at 23:26
Hihi, iya ya, ronz. Tapi masih mending, di tempatku -lampung- bisa 3hari 3malam pestanya. Mana pakaiannya berat, jadi panglima polim geh, hehe
March 12th, 2008 at 09:26
Selamat ya om indang, niat menjalankan ibadah dunia maya tuk dunia sejati hampir ada dalam wujud nyata. InsyaAllah berkah dan rahmat buat kalian. BTW oke juga nih undanganmenikah.com, kita gak bisa ikut menyaksikan prosesi lan resepsi saudara2 kita karena jarak dan waktu, tetep bisa ikut hadir ‘n berpartisipasi dalam bentuk lain tanpa hilang substansinya. Good Luck
March 14th, 2008 at 13:06
Undangan pernikahan sekalian paketpernikahan nya dokumentasi dan sovenir. Bisa juga kan……….
March 14th, 2008 at 13:24
Well ……..BtW bisa cari jodoh buat gue donk
March 17th, 2008 at 14:06
Selamat atas perjuangan dalam mengakhiri masa lajang, walaupun badai telah menerpa tiap detik, menit, jam, hari, bulan dan seterusnya. Moga moment ini dijadikan moment terakhir dalam hidup mas Inyeng. Arungilah bahtera keluarga dengan penuh perhatian, pengertian dan kesabaran.
March 17th, 2008 at 15:23
Sori nyeng kayane ga iso tekaaaa…. bojoku malah ning jogja…. “Selamat Menempuh Hidup Baru”
March 17th, 2008 at 15:27
“Selamat Menempuh Hidup Baru” maaf mungkin gw ngak bisa dataaanggg….. istri malah ke jogjaaa…..
November 20th, 2008 at 12:11
waduh selamat ya ndut…sorry kemaren ga bisa dateng…ngomng2 sekarang dah dkasih adek belum ya…
teriring doa tulus dari bowo dan keluarga semoga senantiasa diberikan kebahagiaan , rezeki yang melimpah, kesehatan dan tentu saja dedek..yang lucu
sori telat banget…ni aja gara2 iseng malah ketemu undangannya
FITRIANTO WIBOWO
Semarang